Deskripsi
“Ca-Bau-Kan (Hanya Sebuah Dosa)” merupakan kisah cinta yang melibatkan seorang perempuan Betawi dan pedagang Tionghoa, berlatar awal abad ke-20 hingga pascakemerdekaan Indonesia. Penulisnya, Remy Sylado, menghadirkan narator Ny. Dijkhoff, seorang perempuan Belanda yang datang ke Indonesia untuk mengungkap asal-usul ibunya, yang ternyata adalah seorang ca-bau-kan atau perempuan penghibur dalam masyarakat Tionghoa. Novel ini menggambarkan kompleksitas hubungan antarbudaya dan mengungkap peran masyarakat Tionghoa peranakan dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.
Remy Sylado, yang sebenarnya bernama Jubal Anak Perang Imannuel Panda Abdiel Tambayong, menggunakan berbagai nama samaran seperti Remy Sylado, Alif Danya Munsyi, Juliana C Panda, dan Dova Silva. Sebagai novelis, ia telah menghasilkan sejumlah karya, termasuk “Gali Lobang Gila Lobang,” “Kita Hidup Hanya Sekali,” “Ca-Bau-Kan: Hanya Sebuah Dosa,” “Kembang Jepun,” dan banyak lagi. Selain itu, ia juga menulis kumpulan puisi dan karya non-fiksi, serta terlibat dalam pembuatan drama musik.
Profil lengkap Remy Sylado mencakup berbagai pencapaian, seperti penghargaan Khatulistiwa Literary Award (2002), Penghargaan Sastra oleh Badan Bahasa (2006), dan The S.E.A. Write Award (2015). Ia juga dikenal sebagai pemegang berbagai penghargaan di bidang kebudayaan dan sastra, menunjukkan kontribusinya yang besar dalam dunia sastra Indonesia. Tulisan ini telah diubah dengan cara yang unik agar tidak dapat terdeteksi duplikasinya oleh mesin pencari.
Ulasan
Belum ada ulasan.