Deskripsi
Pernahkah Anda membayangkan betapa panjangnya rentetan perjuangan tokoh-tokoh sejarah dalam memperjuangkan keadilan bagi kelompok tertentu? Mulai dari konflik tahunan, puluhan, hingga ratusan tahun, satu pejuang mencuat sebagai figur yang terlupakan dari Kerajaan Mataram Islam: Pangeran Diponegoro. Dalam “Gerilya Terakhir Diponegoro,” kita menyusuri momen krusial dalam sejarah Indonesia di abad ke-19, saat Pangeran Diponegoro memimpin perang gerilya melawan penguasa kolonial Belanda.
Dalam buku ini, pembaca diajak mengikuti perjalanan epik Pangeran Diponegoro dan pasukannya melalui pertempuran-pertempuran menantang. Dengan sumber daya dan persenjataan yang terbatas, Pangeran Diponegoro mengandalkan kecerdikan, taktik gerilya, dan semangat juangnya untuk menghadapi pasukan Belanda yang lebih kuat.
Cerita perang di Jawa dihiasi dengan alur yang apik dan mendalam, memberikan wawasan mendalam tentang cikal bakal berdirinya Kerajaan di Tanah Jawa dan konflik antar penguasa. Intrik politik memperkaya narasi, merangkum dengan solusi perang sebagai titik puncak. “Gerilya Terakhir Diponegoro” tidak hanya menggambarkan sejarah, tetapi juga menjadi panduan bagi mereka yang ingin menjelajahi kisah kerajaan-kerajaan di Jawa. Dengan bahasa yang mudah dipahami, buku ini menjadi rujukan yang menghidupkan kembali sejarah megah tersebut, menjadikannya lebih dari sekadar catatan kering yang terabaikan.
Ulasan
Belum ada ulasan.