Deskripsi
René Girard, seorang tokoh besar dalam dunia pemikiran, menghadirkan khazanah pengetahuan yang luar biasa kaya dan luas. Melibatkan aspek sastra, sejarah, mitos, dan bahkan kitab suci, pemikiran Girard memiliki dampak yang mendalam. Buku ini bertujuan untuk memberikan gambaran singkat mengenai pemikiran Girard, yang umumnya dibagi menjadi tiga fase.
Fase pertama, yang disebut teori mimesis, berkaitan dengan penelitian Girard dalam bidang karya sastra. Fase kedua, dikenal sebagai teori kambing hitam, mencakup penelitian Girard dalam antropologi budaya. Fase ketiga adalah interpretasi Girard terhadap kristianitas, yang memadukan kedua teorinya sebelumnya. Buku “Kambing Hitam” edisi revisi yang disusun oleh Sindhunata mengikuti langkah dan pembagian ini. Setiap bagian buku diakhiri dengan evaluasi, memberikan sudut pandang kritis terhadap teori Girard, dan diakhiri dengan penutup yang mengeksplorasi relevansinya dalam konteks zaman saat ini.
Penulis buku ini, Dr. Gabriel Possenti Sindhunata, lahir di Kota Batu, Jawa Timur, pada 12 Mei 1952. Selain sebagai Pemimpin Umum Majalah BASIS di Yogyakarta, Sindhunata memulai karier jurnalistiknya sebagai wartawan di Majalah Teruna, terbitan PN Balai Pustaka, Jakarta, pada periode 1974-1977. Pada tahun 1978, ia bergabung dengan Harian Kompas di Jakarta, di mana ia dikenal sebagai penulis features dan kolumnis sepak bola dunia.
Jakob Oetama, seorang senior di dunia jurnalisme, pernah memberikan pujian, “Tulisan-tulisan Sindhunata berhasil mengangkat kejadian dan persoalan hidup ke panggung reportase dalam sosoknya yang nyata, hidup, berdesak, berkeringat, berair mata, bersenyum, dan berpengharapan” (Cikar Bobrok, 1997).
Selain itu, buku ini turut memuat tiga ekskursus yang secara khusus mengeksplorasi relevansi teori Girard terhadap permasalahan sosial dan budaya di Indonesia. Sebuah pandangan yang mendalam dan kritis terhadap pemikiran Girard dan bagaimana konsep-konsepnya dapat memberikan wawasan berharga dalam konteks kehidupan saat ini.
Ulasan
Belum ada ulasan.