Deskripsi
Ketika Gala diputuskan setelah menjalin hubungan selama tiga belas tahun, hidupnya tiba-tiba menjadi semakin rumit ketika adiknya tiba-tiba ingin menikah. Gala, yang mendadak menjadi jomblo, bertekad untuk tidak menyerah pada status lajang menjelang usia tiga puluh tahun. Bersama ketiga sahabatnya, Nandi, Sydney, dan Detira, Gala merancang strategi pencarian jodoh yang intensif. Mereka menjelajahi segala tempat, darat, udara, bahkan laut, demi menemukan pasangan idaman bagi Gala. Namun, apakah Gala berhasil menemukan pasangan yang cocok untuk mengisi kekosongan dalam hidupnya?
Dalam cerita ini, Almira Bastari sekali lagi memukau pembaca dengan kepiawaiannya dalam membangun cerita yang menarik dan menggugah. Judul yang menarik dan premis yang menantang membuat pembaca penasaran untuk mengetahui lebih lanjut. Bagi banyak pembaca, premis tentang seseorang yang tiba-tiba menjadi lajang setelah hubungan yang panjang, ditambah dengan tekanan untuk menikah menjelang usia tiga puluh tahun, terasa begitu dekat dan relevan.
Buku ini memberikan gambaran yang kuat tentang tekanan sosial yang dirasakan oleh seseorang menjelang usia tiga puluh tahun untuk menikah. Gala, sebagai tokoh utama, mencoba segala cara untuk menemukan pasangan hidupnya, dan banyak pembaca merasa terhubung dengan perjuangannya. Beberapa bagian dari cerita bahkan mampu menghadirkan tangisan, karena begitu banyak pembaca yang dapat mengerti dan merasakan perjuangan yang dihadapi oleh Gala.
Interaksi antara Gala dengan sahabat-sahabatnya, keluarganya, dan pria-pria yang ditemuinya selama perjalanannya dalam cerita ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang tekanan dan harapan yang sering kali ditemui oleh orang-orang di usia yang sama. Melalui cerita ini, Almira Bastari menyampaikan pesan yang kuat kepada pembaca yang terus menerus menekan orang lain untuk menikah pada usia tiga puluh tahun. Semoga cerita ini dapat membuka pikiran dan hati mereka yang masih mempertanyakan jalan hidup orang lain.
Ulasan
Belum ada ulasan.