Deskripsi
Perundungan Maut, novel horor debut Ranissa Tya, menyuguhkan kisah balas dendam dari dunia lain yang akan membuat pembaca merinding dan terpaku hingga halaman terakhir. Dengan gaya penceritaan yang intens dan suasana yang mencekam, novel ini menghadirkan teror psikologis serta kisah misteri yang menegangkan.
Sinopsis
Mia, seorang siswi SMA, secara tak sengaja menyaksikan sebuah kasus perundungan kejam di sekolahnya. Rasa takut membuatnya memilih diam, tidak melaporkan kejadian itu. Namun, keputusannya membawa konsekuensi yang mengerikan—karena perundungan itu berujung pada kematian tragis sang korban.
Tujuh tahun kemudian, Janu, sepupu Mia, bersekolah di tempat yang sama. Tanpa alasan yang jelas, ia mulai diganggu oleh sosok misterius yang bukan manusia. Dalam waktu bersamaan, para perundung yang dulu dipergoki Mia mulai tewas satu per satu, seakan ada tangan tak terlihat yang menuntut keadilan.
Mata dibalas mata. Nyawa dibalas nyawa.
Korban perundungan itu tak akan berhenti sebelum dendamnya terbalas sempurna. Kini, Mia berpacu dengan waktu—karena bukan hanya Janu yang dalam bahaya, tetapi dirinya sendiri juga bisa menjadi korban berikutnya.
Prolog
Di sebuah rumah sempit yang kini terasa kosong dan hampa, sepasang orang tua meratapi kepergian anak satu-satunya—anak yang mereka nantikan selama hampir sepuluh tahun. Dengan air mata yang belum kering, mereka mendengar gema suara sang anak, meski mereka tahu bahwa ia telah lama terkubur di bawah tanah basah.
Sang ibu, yang awalnya tenggelam dalam kesedihan mendalam, perlahan berubah. Matanya tak lagi pilu—tetapi menyala dengan amarah yang tak terbendung.
Selling Point
- Nuansa horor yang mencekam – Ranissa Tya berhasil membangun ketegangan dan suasana menyeramkan yang merayapi setiap halaman.
- Alur yang menegangkan dan penuh kejutan – Pembaca akan dibuat penasaran dan tidak bisa berhenti membaca hingga akhir yang mendebarkan.
- Tema yang relevan dan menggugah emosi – Mengangkat isu perundungan dengan pendekatan yang unik, novel ini memberikan pesan moral yang kuat di balik kisah horornya.
Ulasan
Belum ada ulasan.