-
-3%
5 cm
Persahabatan lima sahabat, Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta, telah mengukir jejak sepanjang tujuh tahun. Kelompok yang unik dengan karakter masing-masing, dari yang tampan, satu-satunya wanita, penyair, yang subur, hingga pemimpin kelompok. Mereka menyatukan kegemaran mereka pada hal-hal yang tidak mungkin, menjelajahi berbagai tempat mulai dari kafe terkenal hingga nonton layar tancap. Semuanya memiliki hasrat pada dunia film, dari Hollywood hingga produksi tanpa kelas—kecuali film India, karena mereka memiliki prinsip bahwa segala masalah di dunia memiliki jalan keluar, hanya bukan dalam bentuk joget.
-
-11%
Bu Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini
Dalam kehidupan ini, seringkali kita harus menghadapi cobaan dan kegagalan yang membuat hati hampir redup. Namun, seiring waktu, kita belajar untuk tidak hancur dihantam oleh lika-liku hidup. Begitulah yang tercermin dalam karya terbaru Boy Candra berjudul “Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini”. Dalam setiap halaman, pembaca diajak untuk merasakan keberanian hidup dan menyelami perasaan kehilangan.
-
-10%
Dompet Ayah Sepatu Ibu
Zenna lahir sebagai anak keenam dari sebelas saudara, dan hidup bersama keluarganya di lereng Gunung Singgalang. Sejak kecil, Zenna sudah mengenal arti hidup yang keras. Ia tak segan bekerja keras untuk mencari nafkah, seperti pergi ke sekolah dengan sepatu rombeng, sambil membawa jagung rebus untuk dijual.
-
-17%
Great at Work
Buku ini memaparkan Tujuh Praktik Kerja Cerdas yang dapat diadopsi oleh siapa pun yang ingin memaksimalkan waktu dan kinerjanya. Pemikiran ini disokong oleh kisah-kisah nyata yang memberikan wawasan baru—mulai dari seorang pebisnis wanita yang berhasil mengembangkan perusahaannya dengan bijak mengatakan ‘tidak’ pada pelanggan, hingga seorang kepala sekolah yang cerdas menyelamatkan sekolah yang dianggap gagal. Juga, ada kisah seorang koki sushi terkenal di warung kecil yang berhasil meraih 3 bintang Michelin.
-
-5%
Insecurities Principle
“Insecurities Principle” adalah karya terbaru Joe setelah sukses dengan novel-novel sebelumnya seperti “Asmaraloka”, “Mismatch”, dan “Thesis Crush”. Cerita ini mengeksplorasi konflik batin Adira dan pertarungan antara prinsip hidup yang dipegang teguh dan keinginan hati yang tumbuh di dalamnya. Artikel ini mengajak pembaca untuk menjelajahi dunia romansa yang penuh dengan dilema dan ketidakpastian, di mana prinsip dan perasaan bertabrakan.
-
-5%
Kado Terbaik
Kisah “Kado Terbaik” mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Rizki. Ayahnya meninggal karena tertembak, dan ibunya membuang Rizki beserta dua adik perempuannya di sebuah panti asuhan ilegal. Meskipun panti asuhan ini menyamar sebagai tempat yang peduli terhadap anak-anak, namun kenyataannya seperti penjara yang menakutkan. Di sana, Rizki dan adik-adiknya hidup dalam penderitaan, bukan mendapatkan pendidikan yang layak, melainkan diharuskan mencari uang di jalanan.
-
-9%
Little Grey
“Little Grey” menawarkan lebih dari sekadar cerita. Novel grafis ini menjadi sebuah karya yang patut diperhitungkan, dengan daya tarik utama pada keunikan ceritanya. Alur yang sederhana membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk pembaca yang ingin bersantai tanpa harus terjebak dalam konflik yang rumit.
-
-11%
Melangkah
Novel karya J.S. Khairen yang berjudul “Melangkah” menghadirkan petualangan seru di tanah air Indonesia. Dalam kisah epik ini, Khairen tidak hanya mengangkat tema petualangan, tetapi juga menonjolkan kisah-kisah pahlawan yang menginspirasi. Berbeda dari karya-karya sebelumnya, “Melangkah” menciptakan dunia imajinatif yang memikat pembaca sepanjang 36 episode dan 5 babak.
-
-18%
Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat
Buku ini menghadirkan momen perbincangan yang serius dan mendalam, namun dibalut dengan cerita-cerita yang menghibur dan kontennya yang sangat relevan. Manson mengajak pembacanya untuk merenung, tertawa, dan terinspirasi. Ia memberikan “tamparan” di wajah kita untuk memotivasi kita menjalani kehidupan yang lebih memuaskan dan autentik.
-
-7%
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
Ale duduk di sudut kamarnya yang pengap, dikelilingi tumpukan pakaian kusut dan lantai yang berdebu. Matanya kosong menatap kalender di dinding, melingkari tanggal dengan tinta merah tebal—sebuah peringatan yang hanya ia sendiri pahami. Besok, tepat 24 jam dari sekarang, semuanya akan berakhir.
-
-12%
Seribu Wajah Ayah
Buku “Seribu Wajah Ayah” membawa pembaca untuk merenungkan kasih sayang orang tua terhadap anak-anaknya. Di balik kasih sayang tersebut, terdapat pengorbanan yang dilakukan oleh orang tua untuk memberikan kehidupan yang penuh kebahagiaan bagi anak-anak mereka. Selain itu, buku ini juga mengajak pembaca untuk bersyukur atas kehadiran orang-orang tercinta yang Tuhan anugerahkan dalam kehidupan kita.
-
-10%
Serpihan Utuh Sebuah Rindu
“Serpihan Utuh Sebuah Rindu” merupakan karya perdana Beby Chaesara dalam dunia literasi. Buku ini mengumpulkan beberapa tulisan pendek yang awalnya ditulis oleh Beby di Twitter (kini X), menggunakan tagar #KataBeby selama masa keanggotaannya di JKT48. Selain itu, buku ini juga menyajikan tulisan baru yang dihasilkan Beby selama proses persiapan penerbitan. Tema yang diangkat dalam buku ini sangat beragam, mulai dari kicauan keresahan kehidupan sehari-hari, kisah asmara, hingga kata-kata jenaka yang begitu dekat dengan karakter Beby Chaesara.