-
-8%
Agnostisisme
Apakah agnostisisme hanya sekadar mengangkat bahu terhadap pertanyaan-pertanyaan tentang Tuhan? Dalam bukunya, Le Poidevin menjelaskan bahwa agnostisisme jauh lebih kompleks daripada itu. Dia memperbarui perdebatan antara teisme dan ateisme dengan memberikan posisi baru, terutama bagi ateisme, dan dengan demikian menyatakan bahwa seharusnya orang mengambil posisi agnostisisme sebelum memilih salah satu pihak.
-
-10%
Biografi Gus Dur
Abdurrahman Wahid, atau Gus Dur, dikenal sebagai tokoh panutan yang dihormati karena dedikasinya kepada masyarakat, demokrasi, dan Islam toleran. Meskipun sosoknya penuh teka-teki dan kontroversial, Greg Barton, penulis buku ini, berhasil menghadirkan pemahaman yang utuh dan komprehensif tentang Gus Dur. Buku ini menggambarkan sosok Gus Dur dengan baik, mengajak kita untuk lebih memahami pemikiran dan tindakan kontroversialnya.
-
-15%
Dalil-Dalil Agama Gus Dur
Buku berjudul “Dalil-Dalil Agama Gus Dur” karya Nur Khalik Ridwan hadir untuk menjelaskan secara komprehensif mengenai sumber rujukan dalil yang digunakan oleh Gus Dur. Lebih dari itu, penulis juga menguraikan kontekstualisasi dari setiap pemikiran Gus Dur. Hal ini diharapkan dapat membantu pembaca untuk memahami dengan lebih baik pemikiran dan perjuangan Gus Dur, tanpa khawatir terjebak dalam kesalahpahaman.
-
-11%
Homo Sacer
Karya Giorgio Agamben, seorang filsuf terkemuka asal Italia, didasarkan pada pengetahuan yang luas dalam tradisi filsafat klasik, retorika, tata bahasa akhir zaman, teologi Kristen, dan filsafat modern. Baru-baru ini, Agamben mulai memusatkan pemikirannya pada konstitusi sosial dan menyimpulkan beberapa aspek etik-politik konkret mengenai kondisi masyarakat saat ini dan tempat individu di dalamnya.
-
-16%
Kritik Nalar Kalam
Ilmu kalam pada mulanya berkembang sebagai disiplin yang menjembatani nalar dan keyakinan. Namun, perjalanan waktu mengubahnya menjadi arena debat sengit, kritik tajam, hingga pertikaian intelektual yang kerap berujung pada saling mengafirkan antarmahzab.
-
-14%
Subjektivitas Dalam Filsafat Politik Alain Badiou Dan Slavoj ŽIŽEK
Alain Badiou dan Slavoj Žižek, dua filsuf kontemporer yang mengemuka, hadir sebagai pemikir provokatif yang menyerukan perubahan dalam wajah politik dunia. Dalam semangat perlawanan terhadap gemuruh kapitalisme global, keduanya bersatu hati untuk merancang ulang konsep subjek dalam situasi oposisional dan merenungkan filosofi di balik kekacauan politik kontemporer.