-
-6%
A Brief History of Time, Sejarah Singkat Waktu
Buku “Sejarah Singkat Waktu” karya Stephen Hawking menggambarkan pemahaman yang luas tentang alam semesta. Terdiri dari 12 bab saling terkait, setiap babnya membahas aspek yang berbeda. Bab pertama membuka wawasan tentang alam semesta, sementara bab kedua membahas gambaran ruang dan waktu. Bab ketiga menjawab pertanyaan menarik, “Apakah alam semesta memiliki ujung?” dengan menggunakan teori Big Bang.
-
-13%
A Pandemic of Love – Kumpulan Cerita Pendek dari Indonesia
“A Pandemic of Love” adalah sebuah novel yang mempersembahkan kumpulan cerita pendek yang ditulis oleh para penulis terkenal, seperti Ika Natassa dan Almira Bastari, dengan latar belakang pandemi Covid-19. Dalam novel ini, pembaca akan diajak menjelajahi beragam nuansa emosi manusia yang kompleks, terutama seputar tema cinta dan kepelikannya di tengah-tengah situasi yang tidak terduga.
-
-4%
A Reason Why
Dulu, aku merasa membenci hidupku. Diminta menerima segala takdir yang tidak menyenangkan, dipaksa untuk ikhlas pada hal-hal yang membuatku hancur. Ada ucapan bahwa setiap manusia harus memiliki alasan untuk bertahan hidup, membuat hidup sedikit lebih menyenangkan, tapi aku tak percaya. Aku ingin menyerah, ingin mengakhiri hidup, hingga akhirnya K-Pop menyelamatkanku dan menjadi alasan untuk terus melanjutkan.
-
-7%
ABC Marxisme
Karl Marx lahir pada 5 Mei 1818 di Trier, sebuah kota kecil di tepi sungai Moselle, Rhineland, Jerman. Sepanjang hidupnya, ia berupaya untuk mencari cara mewujudkan emansipasi manusia melampaui pemikiran dan praktik politik. Meski menjalani hari-harinya di London dengan menulis buku, selama hampir empat puluh tahun di sana, Marx tidak pernah merasa betah atau bahkan belajar bahasa Inggris.
-
-20%
Adam, Hawa, Dan Durian
Puisi-puisi dalam buku ini lahir di tengah proses seni Garin Nugroho sejak tahun 1990. Kata “Durian” dipilih olehnya karena memiliki paradoks yang menarik: sulit untuk membukanya, berduri namun enak rasanya, tetapi dapat menyebabkan penyakit, dan sebagainya. Maka, “Adam, Hawa, dan Durian” dipilih sebagai simbol untuk menunjukkan tempat, merujuk pada paradoks durian itu sendiri.
-
-6%
Agensi Rumah Tangga
“Agensi Rumah Tangga, solusi untuk rumah tangga Anda,” begitulah tagline yang diusung oleh Katia. Dengan tekad yang kuat, Katia mengadu nasib dengan membantu calon majikan untuk menemukan pembantu yang paling cocok untuk mereka. Namun, pekerjaan ini tidaklah mudah, dan hidup Katia yang kini pengangguran menjadi semakin penuh drama.
-
-8%
Agnostisisme
Apakah agnostisisme hanya sekadar mengangkat bahu terhadap pertanyaan-pertanyaan tentang Tuhan? Dalam bukunya, Le Poidevin menjelaskan bahwa agnostisisme jauh lebih kompleks daripada itu. Dia memperbarui perdebatan antara teisme dan ateisme dengan memberikan posisi baru, terutama bagi ateisme, dan dengan demikian menyatakan bahwa seharusnya orang mengambil posisi agnostisisme sebelum memilih salah satu pihak.
-
-13%
Air Kata-Kata
Dalam “Air Kata-Kata,” terdapat 71 puisi yang disusun dengan keterkaitan beberapa di antaranya atau membahas satu topik tertentu. Ilustrasi menawan dari berbagai seniman seperti Djoko Pekik, Hermanu, Sigit Santosa, dan Sekar Jatiningrum, memberikan dimensi visual yang memperkaya pengalaman membaca.
-
-13%
Air Kejujuran
Puisi-puisi dalam buku ini adalah aliran kata-kata yang menumpahkan kejujuran, sesuai dengan kehendak penulisnya. Seperti air yang mengalir dengan jujur, kata-kata Sindhunata mengikuti aliran mereka tanpa dipaksa atau dibatasi. Kata-kata memiliki kekuatan untuk menipu, namun dalam kejujuran, kata-kata menjadi sejernih air yang mengalir bersih.
-
-8%
Akar
Setelah mendapatkan pertanda dari mimpi, Guru Liong menemukan seorang bayi yang ditinggalkan di wihara di Lawang, Pasuruan. Bayi itu, yang dinamai Bodhi, memiliki kepala dengan bentuk yang unik. Dibesarkan di wihara, Bodhi menghadapi tantangan dengan indra keenamnya yang peka, membuat hidupnya tidak tenang. Berontak terhadap kondisinya, Bodhi memutuskan untuk meninggalkan wihara dan melakukan perjalanan ke Sumatra.
-
-10%
Akhir Penjantanan Dunia: Psikologi Feminis untuk Pembebasan Laki-laki dan Perempuan
Selama berjuta-juta tahun, perempuan telah terperangkap dalam narasi tiga peran mendasar: perawan, ibu, dan pelacur. Trinitas ini tidak hanya menciptakan persaingan yang mengerikan di antara perempuan, tetapi juga menjadikan mereka korban dan pelaku patriarki.
-
-10%
Aku Ini Binatang Jalang
Koleksi sajak-sajak Chairil Anwar dari tahun 1942 hingga 1949, yang sebelumnya tersebar di beberapa buku seperti “Deru Campur Debu,” “Kerikil Tajam,” “Yang Terampas dan Yang Putus,” “Tiga Menguak Takdir,” dan “Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45,” kini disatukan dalam buku “Aku Ini Binatang Jalang.” Buku ini tidak hanya memuat seluruh sajak aslinya tetapi juga mencakup surat-surat Chairil Anwar kepada sahabatnya, HB Jassin, yang memberikan gambaran tentang keadaan jiwa penyair tersebut.