Deskripsi
Novel “Di Kaki Bukit Cibalak” merupakan karya luar biasa dari penulis terkenal Indonesia, Ahmad Tohari. Gaya tulisannya yang memukau mampu menggambarkan pandangan khas desa dengan sangat baik melalui uraian kalimatnya yang mendalam. Keahliannya dalam menulis telah diakui dengan pemberian penghargaan penulis Asia Tenggara pada tahun 1995. Novel ini awalnya ditulis pada tahun 1978 untuk mengikuti Sayembara Mengarang Roman yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Jakarta dan berhasil meraih hadiah sebagai pemenang pada tahun 1979.
Sinopsis “Di Kaki Bukit Cibalak” mengisahkan perubahan mendasar yang terjadi di Desa Tanggir pada tahun 1970-an. Bunyi alat penumbuk padi yang tradisional digantikan oleh mesin kilang padi, dan kerbau serta sapi dijual karena tenaganya telah digantikan oleh traktor. Sementara desa mengalami perubahan ini, kemelut muncul akibat pemilihan kepala desa yang tidak jujur.
Pambudi, seorang pemuda Tanggir, berusaha melawan ketidakadilan sosial-politik yang terjadi di desanya. Namun, usahanya malah membuatnya tersingkir ke Yogyakarta. Di kota pelajar tersebut, Pambudi bertemu dengan teman lama yang mendorongnya untuk melanjutkan belajar sambil bekerja di sebuah toko.
Melalui pertukaran surat, Pambudi terus memimpin perlawanannya terhadap kepala desa yang curang di Tanggir, dan akhirnya berhasil. Namun, perjalanan ini membuatnya kehilangan cinta dari gadis desa yang dicintainya. Pambudi kemudian mendapati dirinya terlibat dalam hubungan dengan anak pemilik toko tempatnya bekerja, meskipun harus melewati pergulatan batin yang melelahkan.
Ulasan
Belum ada ulasan.