Deskripsi
“Ratu Adil: Ramalan Jayabaya & Sejarah Perlawanan Wong Cilik” adalah sebuah karya monumental yang mengungkap pergulatan dan perlawanan wong cilik. Dengan menggali literatur penting, kisah ini berhasil membongkar kepingan-kepingan sejarah yang terlupakan di Jawa pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Melibatkan lebih dari lima puluh lukisan karya Budi Ubrux, buku ini memvisualisasikan perlawanan nasib wong cilik dengan memukau, menjadi suatu harapan yang terpendam dalam kebisuan mereka.
Ratu Adil, ketika ditanya tentang identitasnya, menjawab dengan gagah berani. Ia adalah jagonya yang memanggil matahari di pagi hari, tak peduli apakah matahari atau jagonya yang terbangun lebih dulu. Yang penting adalah agar orang mengerti bahwa harapannya adalah matahari, dan jagonya adalah representasi dari penderitaannya sendiri. Ratu Adil diyakini sebagai manunggalnya penderitaan dan harapan, menjadi pendorong untuk melawan nasib yang membelenggu kebebasannya.
Wong cilik, para pelaku perlawanan ini, tidaklah terkalahkan. Mereka hanya menyimpan rahasia penderitaan, tempat di mana harapan akan masa depan disimpan. Mereka bermimpi tentang negeri ijo royo-royo, di mana panjang punjung lohjinawi, sandang, dan pangan terjangkau. Mereka membayangkan keadilan turun seperti embun, dan kesejahteraan mekar seperti bunga bakung. Wong cilik membayangkan sebuah masa depan di mana kehidupan mereka bebas dari kemiskinan, di mana tawa dan kebahagiaan menjadi sorak-sorai yang menggema.
Ulasan
Belum ada ulasan.