-
-11%
Cantik Itu Luka
Pada zaman kolonialisme di Indonesia, hidup bagi para wanita dianggap sebagai pengalaman yang mirip dengan menjalani kehidupan di neraka. Terutama bagi wanita berparas cantik seperti Dewi Ayu, yang terpaksa merasakan pahitnya hidup karena menjadi sasaran keinginan tentara penjajah yang ingin melampiaskan nafsu mereka. Takdir menyulitkan Dewi, yang terpaksa menerima paksaan menjadi pelacur bagi tentara Belanda dan Jepang selama masa penjajahan.
-
-7%
Cara Terampuh Membasmi Nyamuk
Melalui perspektif yang bergantian antara nyamuk dan manusia, Cara Terampuh Membasmi Nyamuk menggambarkan bagaimana ambisi dan ego dalam usaha pembasmian hama ini terkadang justru berakhir dengan korbannya sendiri—manusia.
-
-7%
Ceros & Batozar
Awalnya, kami hanya mengikuti karyawisata seperti murid-murid sekolah lain. Namun, Ali, dengan kejeniusan dan keisengannya, memutuskan untuk menyelidiki sebuah ruangan kuno. Tak disangka, tindakan itu membawa kami ke bagian dunia paralel yang baru, di mana kami menemui petarung-petarung kuat, mendapatkan kekuatan dan teknik menakjubkan.
-
-4%
City Lite: Best Of Us
Aku tidak mengerti bagaimana kisah cinta bisa menjadi seperti ini. Dulu, aku hanyalah seorang gadis polos yang tidak pernah peduli tentang cinta. Namun, lihatlah sekarang, apa yang sedang aku lakukan. Aku merasa galau menunggu orang yang sebelumnya tidak pernah kuhiraukan, pulang ke Indonesia.
-
-15%
Coming up for Air (Menghirup Udara Segar)
George Bowling, tokoh utama dalam cerita ini, merupakan seorang salesman asuransi paruh baya yang tinggal di rumah pinggir kota bersama istri dan dua anaknya. Suatu hari, setelah memenangkan taruhan kecil, dia memutuskan untuk mengunjungi desa masa kecilnya untuk bernostalgia dan memancing di kolam yang masih teringatnya dari tiga puluh tahun yang lalu. Sayangnya, kolam itu sudah tidak ada, desanya berubah secara drastis, dan perjalanan bernostalgia ini malah disertai dengan pengeboman oleh Angkatan Udara Inggris.
-
-15%
Critical Eleven
Jika Anda sedang mencari bacaan yang menyenangkan dan mengesankan, mungkin “Critical Eleven” dari Ika Natassa bisa menjadi pilihan yang tepat. Buku ini sukses memikat pembaca dengan tiga menit pertama yang menyenangkan, delapan menit terakhir yang mengesankan, dan hanya butuh kurang dari 11 detik untuk membuat Anda menyatakan bahwa ini adalah karya favorit.
-
-7%
Dear, Hyun Nam
Cho Nam-joo, seorang mantan penulis naskah televisi, menciptakan gelombang besar dalam dunia sastra Korea dengan karyanya yang fenomenal, “Kim Jiyoung, Born 1982.” Dalam novel tersebut, Cho sebagian menggambarkan pengalaman pribadinya sebagai seorang wanita yang memutuskan untuk berhenti bekerja dan fokus menjadi ibu rumah tangga setelah melahirkan anak. Dampak besar dari karya ini tidak hanya mencakup ranah sastra, tetapi juga menyoroti ketidaksetaraan gender dan diskriminasi yang masih eksis dalam masyarakat Korea.
-
-8%
Devotion of Suspect X (Kesetiaan Mr. X)
Yasuko Hanaoka menjalani hidupnya dengan tenang hingga sang mantan suami muncul kembali untuk memerasnya. Situasi memanas, berujung pada kematian pria itu di apartemen Yasuko. Ketika ia hampir melaporkan kejadian tersebut ke polisi, tetangganya yang pendiam, Ishigami, menawarkan bantuan untuk menyembunyikan mayatnya.
-
-13%
Di Kaki Bukit Cibalak
Novel “Di Kaki Bukit Cibalak” merupakan karya luar biasa dari penulis terkenal Indonesia, Ahmad Tohari. Gaya tulisannya yang memukau mampu menggambarkan pandangan khas desa dengan sangat baik melalui uraian kalimatnya yang mendalam. Keahliannya dalam menulis telah diakui dengan pemberian penghargaan penulis Asia Tenggara pada tahun 1995.
-
-9%
Dinikahi Ustadz Tampan
Aisyah terpaksa menikah dengan Zaki karena perjodohan yang diatur oleh abahnya, seorang pimpinan pondok pesantren ternama. Meskipun awalnya menentang, Aisyah akhirnya menyerah pada keputusan abahnya. Pernikahan ini tidak berjalan mulus, dengan Aisyah yang selalu bersikap menyebalkan dan enggan menerima Zaki sebagai suaminya. Meski Zaki bersikap baik, Aisyah terus menguji kesabaran suaminya.
-
-10%
Dompet Ayah Sepatu Ibu
Zenna lahir sebagai anak keenam dari sebelas saudara, dan hidup bersama keluarganya di lereng Gunung Singgalang. Sejak kecil, Zenna sudah mengenal arti hidup yang keras. Ia tak segan bekerja keras untuk mencari nafkah, seperti pergi ke sekolah dengan sepatu rombeng, sambil membawa jagung rebus untuk dijual.
-
-8%
Down And Out In Paris And London
Rue du Coq d’Or, Paris, menjadi saksi bisu dari kisah hidup yang kaya warna dan penuh gejolak di tengah kehidupan kota yang sibuk. Pada pukul tujuh pagi, suasana jalan ini bergema oleh teriakan marah dan hujatan yang menggema dari jalanan. Sebuah potongan kehidupan sehari-hari diungkapkan melalui interaksi antara Madame Monce, seorang pekerja hotel, dan seorang penghuni kamar di lantai tiga.